RSIJ Pondok Kopi Peringati Hari Otak Sedunia dengan Penyuluhan Kesehatan dan Pemeriksaan Gratis
Dipublikasikan: 30 Juli 2026Kategori: BERITA
BERITA

RSIJ Pondok Kopi Peringati Hari Otak Sedunia dengan Penyuluhan Kesehatan dan Pemeriksaan Gratis

Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Otak Sedunia, Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Pondok Kopi menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan yang diikuti oleh ibu-ibu dari Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Duren Sawit. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen RSIJ Pondok Kopi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan otak melalui edukasi, aktivitas fisik, dan deteksi dini.

Acara dipandu oleh dr. Adimas Euro selaku pembawa acara, serta turut dihadiri oleh Ketua PDA Duren Sawit, Dr. dr. Umi Sjarqiah,Sp.KFR, MKM yang memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan edukatif bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta. Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup aktif sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan tubuh dan kesehatan otak.

Setelah sesi senam, peserta mengikuti seminar kesehatan yang disampaikan oleh dr. Sumono Handoyo, Sp.OT, FICS . Dalam materinya, dr. Sumono menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan otak sejak dini melalui pola hidup sehat, pengendalian faktor risiko penyakit, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan otak dan mencegah terjadinya penyakit neurologis.

Sebagai penutup, RSIJ Pondok Kopi memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada seluruh peserta. Layanan ini disambut antusias sebagai bentuk kepedulian rumah sakit dalam memberikan akses pemeriksaan kesehatan sekaligus mendorong masyarakat untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko penyakit.

Melalui peringatan Hari Otak Sedunia ini, RSIJ Pondok Kopi berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan otak sebagai bagian dari kualitas hidup yang optimal. Rumah sakit juga berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan promotif dan preventif yang bermanfaat melalui edukasi kesehatan serta pelayanan yang profesional, Islami, dan berorientasi pada keselamatan pasien.